RUMIT
Pekanbaru, 17 November 2021
Rumit
By : Tulisan Mila
Perkara
hati,
Memang
rumit ya?
Aku
pernah mencoba untuk menutup hati
Lalu,
kamu datang mengacak-acaknya seenak hati.
Sempat
terpikir,
Bahwa
hati sudah mati.
Belasan
lelaki pernah mendobrak pintu hati ini,
Cuma
kamu yang berhasil merusaknya.
Ya..
Dugaanku
benar.
Kamu, Hanyalah menambah luka baru lagi!
Aku,
yang terlalu berekspetasi tinggi.
Maaf..
Akan
kututup kembali pintu hati ini,
Untuk
kamu.
Untuk
siapapun itu.
Terimakasih
atas kerumitan yang kamu beri
Aku
pamit, berharap kamu mengerti.
Komentar
Posting Komentar